Sejak kecil, sebagian besar masyarakat muslim di Indonesia sudah mengenal Ustadz atau Ustadzah sebagai guru kedua setelah orang tuanya, sebelum masuk ke sekolah dasar. Orang tua menggantungkan harapan besar ketika menitipkan anak kesayangannya kepada para pengajar ini agar mereka setidaknya tidak buta huruf terhadap petunjuk hidup dari penciptanya. Tentu saja harapan lainnya yang lebih besar adalah agar anaknya bisa memiliki akhlak baik seperti seharusnya diajarkan dalam agama. Sejak dulu pula, sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat bahwa profesi ini bisa dibilang merupakan profesi “akhirat oriented ”. Upah yang diterima tidak cukup untuk memenuhi hasrat bermewah-mewahnya. Sekadar mencukupi kebutuhan harian saja sudah memuaskan hatinya ketika mengingat tabungan di akhir hayat sedang ia kumpulkan setiap harinya. Untuk menampung hasil kesadaran para orang tua terhadap pendidikan rohani anak yang kian meningkat, sebagian besar tenaga pendidik ini mulai membentuk suatu lem...
Jejak Ketersesatan Si Kerdil di Muka Bumi